Dampak Industri Internet Terhadap Bisnis

pelwangSebagaimana dengan bidang industri lainnya dinamika industri internet juga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Ada yang berdampak positif bagi kemajuan industri internet namun tidak sedikit juga yang berdampak sebaliknya. Dari sekian banyak faktor tersebut ada beberapa yang dianggap paling dominan dan sangat menentukan bagi dunia bisnis. Berikut penjelasannya.

Pertama, adalah Commerce (perniagaan) yang merujuk pada usaha “menguangkan konten” yang dikenal dengan istilah Monetizing. Hal ini dijabarkan dengan menarik dan mempertahankan lalu lintas kunjungan untuk menggapai target iklan pada situs web, pilihan variatif atas penjualan konten, dan penjualan fitur sindikasi.

Ada banyak model bisnis dalam aspek perniagaan ini, beberapa di antaranya adalah: konten bebas (free) didukung iklan, akses berbasis pembayaran, akses bertingkat (sebagian bebas, sebagiannya berbayar), bebas untuk pelanggan cetak saja, dan bebas untuk konten baru tapi berbayar untuk arsip.

Selanjutnya adalah Capacity (kapasitas) yang merujuk pada kapasitas inti manusia dan kompetensinya, baik dalam mengelola sebuah media maupun dalam beretika dan hukum cyber. Dalam hal ini, disebutkan bahwa kuncinya adalah pelatihan yang terus menerus tentang struktur yang baik dalam keahlian teknologi dan pengetahuan berbasis alur kerja.

Selain kapasitas, manusia dalam industri internet juga harus mengembangkan Culture (budaya). Para pakar menilai bahwa budaya merupakan kunci kesuksesan pengoperasian media online. Beberapa hal yang termasuk dalam hal ini, antara lain perilaku yang mengarah pada strategi jangka panjang dan pendek, lingkungan untuk entrepreneur dan intrapreneur, dan kemauan untuk mengambil resiko.

Sedangkan yang ketiga adalah Cooperation (kerjasama). Bagaimana pun tidak akan ada sektor yang dapat bertahan dan berkembang dalam ekonomi internet bila tidak melakukan kerjasama. Termasuk dalam aspek ini adalah kerjasama dengan pengiklan, kerjasama antara perusahaan teknologi dan situs media, kolaborasi sektor swasta dan akademik, penanganan bersama kesenjangan digital, dan kerjasama antar mitra di seluruh dunia.

Faktor terakhir adalah Capital (kapital) yang merujuk pada permodalan dan pasar saham. Adapun parameternya antara lain: inkubasi dan pematangan pendanaan untuk pengembangan media baru serta kehadiran pasar saham terkait peningkatan aset publik untuk skalabilitas masa depan.

Untuk membangun bisnis di era industri internet, keempat faktor tersebut harus dikelola dengan baik dan terus ditingkatkan secara bertahap. Sayangnya, sebagian besar masyarakat internet Indonesia seringkali  menginginkan hasil yang drastis dalam waktu yang cepat. Tak heran bila akhirnya budaya Sangkuriang lah yang mereka terapkan. Sehingga jarang sekali ada bisnis di era industri internet yang mampu besar dan bertahan lama.

Dalam hal ini, masyarakat industri Indonesia harus mengubah budaya (Culture) agar selaras dengan ritme industri internet. Kami sendiri melihat ada 3 aspek yang harus dibangun, yaitu: Konsistensi, Kesabaran, dan Ketekunan.

Konsistensi merujuk pada ketahanan sebuah bisnis di era industri internet untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas konten dan komunitas dalam jangka waktu yang panjang. Tidak hanya bertahan, bisnis di era industri internet juga harus mampu berkembang, baik dari segi produk maupun kapasitas manusia dan organisasinya.

Sedangkan Kesabaran mensyaratkan pemenuhan setiap proses dan langkah kerja secara bertahap,dan tidak terburu-buru. Adapun Ketekunan adalah menjalani setiap proses kerja dengan fokus, sungguh-sungguh, dan selalu belajar ketika menemukan hal-hal baru.

Iklan

One response to “Dampak Industri Internet Terhadap Bisnis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s